Terkadang tak terungkap
Dibiarkan selesa dengan diam merangkap
Senyum dilukis pada bibir
Untuk menutup yang terzahir.
Bercinta dan menderita
Maung sengsara menaungi bahagia
Sekepal darah di dalam berbicara
Cukuplah menggarit-garit segala.
Menekan dada
Mengunci telinga
Membuka mata
Mengharapkan pelangi tiba.
*Kalau bicara boleh merosakkan semua, aku pilih diam dengan rela.
No comments:
Post a Comment