Tuesday, September 27, 2022

Diam dengan rela

Terkadang tak terungkap

Dibiarkan selesa dengan diam merangkap

Senyum dilukis pada bibir

Untuk menutup yang terzahir.

Bercinta dan menderita

Maung sengsara menaungi bahagia

Sekepal darah di dalam berbicara

Cukuplah menggarit-garit segala.

Menekan dada

Mengunci telinga

Membuka mata

Mengharapkan pelangi tiba.


*Kalau bicara boleh merosakkan semua, aku pilih diam dengan rela.

No comments: