Mengapa rindu itu
Begitu biru
Begitu riuh dalam sepiku.
Menderu
Entah sampai bila
Aku mampu memelukmu
Agar tiada lagi linang
Yang membasahi wajahku
Melangitkan namamu
Dalam doaku.
Hanya itu yang mampu
Ku lakukan
Untuk luruhkan siksa rasa
Yang memenjara